Ditengah-tengah kesibukan untuk menyelesaikan kuliah disini, saya berkesempatan untuk mempromosikan kota tercinta saya MANADO dan juga negara kebanggaan saya INDONESIA.
berawal dari pertemuan dengan saudara Hendrik Waroka pada suatu acara keluarga di Boxtel, beliau sedang mempromosikan kota Manado di Dusseldorf, Jerman. Maka saya juga termotivasi untuk mempromosikan kota Manado, dengan cara membagi2kan brosur tentang Manado kepada teman-teman Internasional dan juga kepada teman2 Indonesia juga. Beruntunglah saya tinggal di Internasional student house, so...bisa membagi2kan brosur ini dengan mudah, dan juga tidak lupa setiap melakukan perjalanan kemana saja, brosur itu pun kubawa2 untuk diserahkan kepada siapapun dia yang bertepatan ketemu dijalan, bahkan supervisor saya tidak luput dari usaha promosi saya, dibarengi dengan promosi MKP 2010, saya juga menyertakan promosi Indonesia Bertindak.
Namun satu hal yang sangat memalukan terjadi, karena usaha saya mempromosikan Kota Manado dengan kata2 yang indah dan juga menceritakan tentang keindahan kota dan tempat wisata lainnya di Manado, terbentur dengan kenyataan yang lain. saya ketemu lagi dengan teman saya yang berasal dari Jerman, dia sudah dua kali liburan ke Manado bersama pacar dan keluarganya. sebelumnya saya mengatakan kepadanya sekarang Manado sudah lebih bersih dan banyak perubahan dari yang dulu, tetapi sekembalinya dari liburan di Manado, memang dia menceritakan betapa indahnya Bunaken dan Siladen, serta juga pulau2 lainnya........tetapi........SAMPAH di pulai2 itu juga yang berasal dari Manado tidak kalah banyaknya......sehingga mengurangi keindahan Bunaken itu sendiri. Padahal Manado sedang bersiap menghadapi dua even penting yaitu WOC 2009 dan MKP 2010.
Bagaimana mungkin dengan even yang semakin dekat ini Sulawesi Utara dan Kota Manado tidak berbenah secepat mungkin. satu hal yang menjadi harapan, nanti kota Manado akan melakukan perubahan dengan memperhatikan daerah2 wisata dan juga sarana2 penunjang lainnya, akan mubazir semua promosi besar2an yang dilakukan jika semuanya itu tidak terjadi.
Salam................
Joy Elly Tulung - Groningen
dimuat di harian Swara Kita edisi Jumat 18 April 2008
http://www.swarakita-manado.com/ halaman pendapat